News  

Imigrasi Singaraja Lampaui Target, PNBP 2025 Tembus 202 Persen

Buleleng, Balijani.id| Kinerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja sepanjang tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan. Dari layanan keimigrasian, penegakan hukum, hingga penerimaan negara, capaian yang diraih jauh melampaui target dan memperlihatkan peran strategis imigrasi di Bali Utara.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Press Release Capaian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Rabu, 22 Desember 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Anak Agung Gde Kusuma Putra, didampingi jajaran struktural serta dihadiri awak media.
Dalam pemaparannya, Anak Agung Gde Kusuma Putra menjelaskan bahwa sepanjang 2025, Kantor Imigrasi Singaraja mencatat peningkatan signifikan dalam pelayanan keimigrasian, baik bagi Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing.

“Jumlah penerbitan paspor sepanjang tahun 2025 mencapai 13.473 paspor, terdiri dari 9.624 paspor baru dan 3.849 paspor penggantian,” ujar Anak Agung Gde Kusuma Putra.

Selain itu, layanan izin tinggal juga menunjukkan angka tinggi dengan total 7.281 dokumen. Rinciannya meliputi 9.960 Visa on Arrival, 2.666 Izin Tinggal Kunjungan, 558 Izin Tinggal Terbatas, dan 97 Izin Tinggal Tetap.
Pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi, perlintasan orang juga tercatat cukup padat. Jumlah kedatangan mencapai 32.764 orang, sementara keberangkatan tercatat sebanyak 11.679 orang.

Di bidang intelijen dan penindakan keimigrasian, Kantor Imigrasi Singaraja aktif melaksanakan operasi pengawasan. Sepanjang 2025, tercatat 636 tindakan administratif keimigrasian, yang terdiri dari 573 pengenaan biaya beban, 35 tindakan pendetensian, dan 28 pendeportasian. Selain itu, terdapat satu perkara yang ditangani hingga tahap pro justitia.

Sebagai bagian dari komitmen memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kantor Imigrasi Singaraja juga memperluas kehadirannya di tengah masyarakat melalui pembentukan Desa Binaan Imigrasi.

“Kami saat ini telah memiliki 18 Desa Binaan Imigrasi sebagai upaya pencegahan TPPO dan penguatan kesadaran masyarakat,” jelasnya.

Dalam hal diseminasi informasi, Imigrasi Singaraja tercatat melaksanakan sembilan kali kegiatan sosialisasi keimigrasian. Publikasi pemberitaan sepanjang 2025 mencapai 1.579 konten, baik melalui media sosial maupun media eksternal.

Dari sisi pengelolaan anggaran, realisasi anggaran tahun 2025 mencapai Rp10.286.626.027 atau 97,94 persen dari total pagu sebesar Rp10.503.246.000. Sementara itu, capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi sorotan utama.

“Target PNBP tahun 2025 sebesar Rp15.070.650.000 dan berhasil terealisasi Rp30.560.976.000 atau 202,78 persen,” ungkap Anak Agung Gde Kusuma Putra.

Prestasi kelembagaan juga turut diraih. Kantor Imigrasi Singaraja memperoleh empat penghargaan di bidang kehumasan serta menempati peringkat 10 sebagai satuan kerja mitra KPPN Singaraja dengan predikat Best Performance kategori PAGU DIPA Kelolaan Sedang Semester I Tahun 2025.
Menatap tahun 2026, Kantor Imigrasi Singaraja telah menetapkan sejumlah target strategis, antara lain meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), peningkatan kelas kantor, kenaikan target PNBP, pembangunan fasilitas kantor, serta pembangunan rumah dinas.

Kegiatan press release ini menjadi ruang refleksi sekaligus bentuk transparansi kinerja kepada publik. Imigrasi Singaraja menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, dan sinergi bersama media serta masyarakat, seiring meningkatnya mobilitas dan dinamika keimigrasian di Bali Utara.

[ Editor : Sarjana ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *