Buleleng, Balijani.id| Usai dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Mabicab) oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan peran penting pramuka dalam pembentukan karakter dan berharap mampu berkolaborasi untuk mewujudkan Buleleng Paten.
Hal itu ditegaskan Bupati Sutjidra selaku Kamabicab Buleleng di Lobby Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin (26/1/2026) usai prosesi pelantikan bersama Sekda Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Kepala Kepolisian Resor Buleleng, Komandan Komando Distrik Militer 1609/Buleleng dan Kepala Pengadilan Negeri Singaraja.
Usai dilantik sebagai Ketua Mabicab Buleleng, Sutjidra selanjutnya melantik pengurus Kwartir Cabang bersama Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Buleleng. Sekretaris Daerah Gede Suyasa dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, sementara Gede Ngurah Omardani dilantik sebagai Ketua LPK Kwarcab Buleleng.
Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan kepengurusan baru Gerakan Pramuka Buleleng. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Cabang yang demokratis sekaligus menjadi awal pelaksanaan tugas Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng periode 2025–2030.
“Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai bagian dari sistem pendidikan nonformal dalam membentuk karakter generasi muda. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, yang menekankan pembentukan pribadi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, patriotik, serta memiliki kecakapan hidup,” tegasnya.
Sutjidra menegaskan, pendidikan kepramukaan merupakan pendidikan karakter yang relevan dalam menjawab berbagai tantangan generasi muda saat ini, seperti menurunnya etika moral dan berbagai persoalan sosial.
“Melalui nilai Trisatya dan Dasa Darma, Gerakan Pramuka diharapkan mampu membina generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan,” harap Sutjidra.
Sutjidra juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Forkopimda untuk terus mendukung Gerakan Pramuka dalam pembinaan karakter generasi muda. Dan dengan komposisi pengurus yang baru serta kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, tetap optimistis Gerakan Pramuka Buleleng akan semakin maju dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Buleleng Paten menuju masyarakat yang sejahtera.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Buleleng yang dilaksanakan pada 15 Desember 2025.
Cok Ace sapaan akrab Kakwarda Bali menekankan tiga hal penting kepada kepengurusan yang baru dilantik.
Pertama, pentingnya sinergi dan komitmen seluruh jajaran pengurus dalam membentuk karakter generasi muda sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010. Kedua, menjadi pengurus Pramuka merupakan tugas sosial yang membutuhkan keikhlasan dalam mendedikasikan waktu dan pikiran. Ketiga, apresiasi kepada pengurus masa bakti sebelumnya atas pengabdian yang telah diberikan.
“Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan kepramukaan. Dengan komposisi pengurus yang baru, sangat yakin Gerakan Pramuka Buleleng akan semakin progresif dan mampu menjalankan program-program yang relevan dengan tantangan zaman, termasuk di era digital,” tegasnya.
Kakwarda Bali juga menekankan sinergi dan komitmen Pengurus Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Buleleng dalam mendukung kebijakan Kwarda Daerah serta nasional. Cok Ace menekankan kepada pengurus Kwartir Cabang bahwa menjadi pramuka adalah tugas sosial yang memerlukan keikhlasan.
[ Editor : Sarjana ]














