Singaraja, Balijani.id| Jalan Raya Pemaron, Lovina, menjadi sorotan warga dan pengendara. Sebuah truk tronton terparkir di pinggir jalan selama tiga hari, memicu kemacetan di jalur yang padat dan ramai dilewati kendaraan dari berbagai arah. Keberadaan truk ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dan kenyamanan pengendara yang melintas.
Novan, sopir truk asal Surabaya, menjelaskan alasan kendaraan beratnya terparkir di lokasi tersebut.

“Truk sudah saya parkir di pinggir jalan karena kuli angkut belum dapat untuk menurunkan muatan. Tidak ada maksud mengganggu, tapi situasinya memang terpaksa,” ungkap Novan.
Meski dijelaskan demikian, warga berharap pihak terkait segera menertibkan parkir truk di jalur padat seperti ini. Kemacetan yang timbul bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur utama yang ramai.
Kesadaran sopir maupun pengelola muatan untuk menempatkan kendaraan di lokasi yang aman sangat penting. Dengan begitu, arus lalu lintas tetap lancar, masyarakat terhindar dari risiko bahaya, dan lingkungan jalan raya lebih tertib dan aman bagi semua pengguna jalan.
[ Reporter : Sarjana ]














