Klungkung, Balijani.id ~ Pendidikan politik Partai Golkar Bali kembali menggema, kali ini membakar semangat para kader di Kabupaten Klungkung. Setelah sukses digelar di Denpasar, Bangli, Gianyar, Jembrana, Tabanan, dan Karangasem, giliran Klungkung menjadi medan konsolidasi dan pembinaan ideologis partai berlambang pohon beringin ini.
Ratusan kader mengikuti kegiatan pendidikan politik (dikpol) yang digelar dengan semangat tinggi, tertib, dan antusias hingga akhir acara. Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus pleno, pimpinan kecamatan, pimpinan desa, kader muda, hingga kader dari Pulau Nusa Penida. Hadir pula Ketua DPD Golkar Klungkung Luh Ningrum beserta seluruh Fraksi Golkar DPRD Klungkung.
Dari tingkat provinsi, turut hadir Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry bersama para narasumber seperti Wakil Ketua OKK Dewa Made Suambanegara, Wakil Ketua PP Komang Suarsana, Wasekjen OKK Moh Kadafi, Koordinator Wilayah Klungkung Gde Risky Permana, dan jajaran pengurus DPD Golkar Bali.
Dalam arahannya, Dr. Nyoman Sugawa Korry memberikan penghargaan tinggi atas semangat kader, termasuk mereka yang belum memiliki jabatan formal namun tetap setia berjuang demi kemajuan Golkar.
“Kita jadikan pengalaman berharga dari Pileg dan Pilkada 2024 sebagai media introspeksi. Seperti pesan almarhum Ruslan Abdulgani: dalam menghadapi tantangan seberat apa pun, kita boleh kecewa, boleh marah, boleh menangis, tetapi jangan pernah berputus asa. Karena saat kita putus asa, itulah akhir dari perjuangan kita,”
Sugawa Korry juga menyampaikan bahwa modal dasar partai adalah optimisme, semangat, dan soliditas. Ia mengajak seluruh kader untuk menyongsong 2029 dengan semangat baru dan kesiapan penuh:
“Mari kita bangkit, maju, dan menang!”
Dewa Made Suambanegara menekankan pentingnya dukungan terhadap kepemimpinan perempuan di tubuh Golkar, khususnya terhadap Luh Ningrum sebagai Ketua DPD Klungkung.
“Kader perempuan yang siap mengabdi adalah aset yang sangat berharga bagi partai,” ujarnya.
Sementara itu, Moh Kadafi mengingatkan pentingnya meneladani perjuangan para senior partai sejak 1964, yang tetap berdiri tegak meski menghadapi berbagai tantangan.
“Kader muda harus belajar dari sejarah dan menghargai nilai-nilai perjuangan pendahulu,” pesannya.
Moderator Dikpol, Komang Suarsana, mengapresiasi semangat konsisten seluruh peserta, termasuk kehadiran tokoh-tokoh muda yang turut serta dalam kegiatan ini. Salah satunya, Nyoman Wiroyanto, yang membawa serta 50 kader binaannya.
“Kami sangat antusias dengan dikpol ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut hingga ke akar rumput,” harap Wiroyanto.
Semangat yang membara dari Klungkung menjadi sinyal kuat bahwa Partai Golkar Bali sedang memanaskan mesinnya sejak dini, membangun fondasi kuat untuk menyongsong tahun politik 2029 dengan penuh keyakinan dan semangat juang yang tak padam.
Situs Resmi Partai Golkar | Kementerian Dalam Negeri














