Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

Ibu Menyiksa Anak Kandung Dengan Kekerasan, Menyiram Air Panas, dan Mencabut Gigi dengan Tang

  • Bagikan

Surabaya, Balijani.id ~ Unit PPA SatReskrim Polrestabes Surabaya mengadakan Pres Release Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Kekerasan fisik terhadap anak kandung yang berlangsung di Gedung Pesat Gatra. Senin, (22/01/2024).

Yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKBP Hendro Sukmono S.H., S.I.K.,M.I.K dan Kanit PPA Rina Shanty Dewi N. SH, Bersama Kasih Humas AKP Hendro beserta jajaran Polrestabes Surabaya.

Korban yang sebelumnya mendapatkan perlakuan kasar baik fisik maupun psikis sehingga korban dititipkan di Dinsos, kemudian di rawat kurang lebih 6 (enam) bulan untuk pemulihan lalu pelaku mengambil korban.

Untuk diketahui, Tersangka yang berinisial A.C.A umur 26 Tahun (ibu kandung) , Alamat Jalan Manyar Tirtoyoso Selatan VIII No.16 Surabaya.

Pada 16 Januari 2024 pihak Dinsos kembali mendapatkan laporan bahwa korban kembali mendapat perlakuan kasar dari Ibu kandungnya.

“Seperti di siram menggunakan air panas sehingga dinsos mengambil kembali anak tersebut dan pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2024, petugas Dinsos membawa korban ke Polrestabes Surabaya untuk membuat laporan Polisi,” urainya.

Kemudian dilakukan Ver di RS Bhayangkara Polda Jawa timur. Selanjutnya Unit PPA Polrestabes Surabaya melakukan klarifikasi terhadap pelapor.

Korban maupun saksi kemudian melakukan gelar perkara lalu berangkat ke Rumah pelaku untuk melakukan pengamanan terhadap terduga pelaku di rumahnya yang beralamatkan di Jalan Manyar Tirtoyoso Selatan VIII No.16 Surabaya dan juga melakukan penyitaan terhadap barang bukti.

Pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong dan juga alat serta menyuruh korban meminum air panas kemudian pelaku juga mengikat korban kemudian menyiramnya menggunakan air panas hingga kulit melepuh (punggung).

Korban yang berinisial GEL umur 9 Tahun, Jalan Manyar Tirtoyoso Selatan VIII No.16 Surabaya.

Barang bukti yang diamankan petugas Adalah satu buah gelas plastik ukuran 500 ml,satu buah alat pemanas air merek Mayama,satu buah gelas kecil motif batik dan satu buah alat pemukul anjing serta dua buah tali karet warna biru, satu potong baju seragam SD warna putih, satu potong rok seragam SD warna Merah, satu buah HP merek Samsung A14 warna Unggu,satu buah flasdisk berisi foto dan video korban anak Emily.

Atas perbuatannya Tersangka dijerat pasal 44 ayat (2) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT dan atau pasal 80 ayat (2) dan (4) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

[ BJ/Bram ]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *