Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

SMK Widya Dharma Bali Buka MoU PKL Dengan Agensi Malaysia

  • Bagikan

Singaraja, Balijani.id ~ Sebagai salah satu Lembaga Pendidikan yang menghasilkan lulusan siap kerja, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widya Dharma Bali dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat melakukan banyak terobosan.

Dalam acara sosialisasi kegiatan magang/PKL dengan Agensi Malaysia, I Gusti Made Dana, S.H, M.H Menyampaikan kegiatan MoU dengan agensi malaysia ini sebagai bentuk kerjasama penempatan tenaga Magang dari Siswa SMK Widya Wisata Bali.

” Kami mengadakan MOU untuk PKL magang di Malaysia sehingga kami mengundang pihak Agensi, Pihak Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja dalam sosialisasi kepada peserta yang akan mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.

Dikatakan oleh Gusti Made Dana, bahwa di era globalisasi saat ini kita harus jemput bola dalam mencari lapangan pekerjaan, tidak hanya menunggu pembukaan lapangan pekerjaan dari pemerintah.

” Selain itu SMK Ini, didirikan betul betul disini membantu masyarakat dibuktikan dengan SPP yang hanya 50 ribu bahkan ada juga yang bebas,” Imbuhnya.

Dalam mencapai tujuan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan, hal ini dilakukan diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan edukasi dunia kerja. Hal ini dibuktikan juga mengundang berbagai stakeholder terkait seperti, Dinas Tenaga Kerja, Kantor Imigrasi Singaraja, dan Agensi terkait.

Hal ini disampaikan oleh Agensi Malaysia, Dato’ Yuzfazrin Faisal dalam acara sosialisasi PKL di SMK Widya Dharma Bali.

Bahwa berbagai kendala dan berikut persyaratan PKL di luar negeri langsung dijawab contohnya perlindungan karena imigrasi menetapkan beberapa syarat,

“Sebelum employer mengajukan eplicasion jadi secara hukum mereka masuk jelas, seperti saya sampaikan kepada Dinas dan Imigrasi kemasukan mereka menggunakan calling Desa, jadi apabila menggunakan calling Desa sebelum mereka berangkat ke Indonesia, dari calling Desa inself sudah tertera nama employer, alamat dan sebagainya dan

Ditambahkan Faisal bahwa apabila kita mendapatkan trufel dari jabatan imigrasi Malaysia, itu kita juga sudah mengikuti all the proses prosedur

Sementara dinas tenaga kerja kabupaten Buleleng dalam penyampaian pada acara tersebut mengungkapkan berbagai program dalam pengurangan pengangguran.

” Dalam mengurangi angka pengangguran dan menghindari kemiskinan, SMK kan 10 tahun ini di support oleh Presiden kita cek pembekalan pada SMK dan SMA itu beda, kalau SMK 70% anggaran yang SMA 30% artinya SMK di lebih diutamakan,” Jelas Komang Sumertajaya.

SMK lebih terampil karena ada pelatihan pemagangan, dipemagangan kita lihat kami selalu menerima SMK maupun Universitas.

Terkait dengan proses magang di luar negeri, pihak Disnaker mengarahkan agar dilakukan sesuai prosedur yang berlaku itu aturannya sebelum kirim kita berikan rekomendasi, untuk mengurus SO dari pusat disaring lagi pusat yang menentukan karena antar Negara, harus pusat yang punya kebijakan.

“Dari pemagangan ini ada pertukaran budaya, disitu bisa mengambil hikmahnya akulturasi budaya terjadi, penjabaran ilmu pengetahuan dan teknologi, kita ada akan mendukung kita sampaikan supaya mengurus ini prosedural,” tegas Komang Sumertajaya, Disnaker.

Pihak Disnaker juga meminta pihak sekolah mengurus perizinan dan disnaker dalam konteks ini akan memantau kesiapan dari semua aspek termasuk penguatan bahasa seperti bahasa Inggris dan lainnya, hal ini ditujukan untuk mempercepat proses adaptasi.

Pihak Disnaker juga meminta lembaga pendidikan terus hubungan membangun komunikasi, sebelum dan sesudah bekerja supaya tetap terjalin antara negara pengirim dan penerima, situasi terjalin, setiap hari sehingga setiap bulan ada evaluasi, monitoring, dan mengantisipasi adanya pengikaran perjanjian ditengah jalan.

Penulis/Editor : Nyoman Sarjana

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *