Dalung, Balijani.id ~ 13 Desember 2022. Sebanyak 4 orang Dosen Tetap Universitas Dhyana yaitu :I Ketut Sirna, SH., MM, Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara, SE., MM, Dr. Gilbert Nainggolan, SS.,MM, Ni Kade Widyastuti, SE., M,Par. melakukan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) di SMK Wira Harapan desa Dalung, Kuta Utara Badung. PKM ini kegiatannya berupa “Pendampingan dan Pelatihan Standar Quality Service Hospitality Industry” Kegiatan PKM ini adalah bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang dosen guna memenuhi kewajiban sebagai seorang akademisi yang juga harus terjun ke masyarakat memberikan pelatihan dan pendampingan.
Sebagai ketua dalam PKM ini adalah I Ketut Sirna, SH., MM. yang menjelaskan bahwa masalah standar quality service hospitality industry ini harus difahami oleh para pelajar, khususnya yang masih menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan yang memilih bidang kepariwisataan dan Perhotelan, ujar Ketut Sirna; yang juga fokus dengan masalah industri pariwisata, terutama yang terkait dengan Standar mutu pelayanan, pelaksanaan CHSE, Standar Manajemen Mutu penerapan Konsep Trihita Karana sebagai terobosan memajukan Pariwisata Nusantara dan Bali pada khususnya agar dipilih oleh wisatawan.
Pada pelaksanaan PKM kali ini masing-masing dosen memberikan aplikasi IPTEK sesuai dengan kompetensi yang dimiliki yakni; Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara, SE., MM, memberikan materi Manajemen standar service dan character service, Dr. Gilbert Nainggolan, SS.,MM, memberikan materi Standar English service, Ni Kadek Widyastuti, SE., M,Par. Memberikan materi cara menggunakan alat-alat dalam memberikan pelayanan dan Standar Grooming. Sedangkan I Ketut Sirna, SH., MM. sebagai ketua memberikan Standar Quality Service Hospitality Industry sekaligus merangkum kegiatan PKM dan lebih menekankan tercapainya Highly Services.

Lebih lanjut, dosen Ketut Sirna menjelaskan bahwa jumlah siswa SMK Wira Harapan yang ikut program PKM berjumlah 100 orang lebih. Sedangkan pada saat kegiatan berlangsung, juga ada 5 orang guru kelas yang ikut. Pengabdian dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan untuk Sosialisasi, Pelatihan dan pendampingan, dan 2 kali pertemuan untuk monitoring dan Evaluasi, dalam kesempatan ini mendapat Respon positif dari para peserta pada saat mengikuti pelatihan dan pendampingan, dan sangat luar biasa, karena saat dibangku belajar siswa masih belum banyak mengenal Standar Quality Service, di tingkat SMK, dan ilmu tersebut belum banyak didapatkan.
[ BJ/Rata ]













