Bangli, Balijani.id ~ Untuk yang ke- 12 kalinya sejak diselenggarakan pertama kali pada November 2011, Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (olimpiade sains dan matematika tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama kawasan Asia, disingkat ASMOPSS) digelar kembali di Indonesia.
Dimana untuk perhetalatan kali ini tuan rumah ASMOPSS adalah Pemkab Bangli bekerjasama dengan Surya Institute. Kegiatan Olimpiade ini akan dilaksanakakan pada tanggal 23-27 November 2022, di Kintamani, Bangli, Bali, Indonesia.
Kegiatan ASMOPSS yang ke-12 dibuka secara resmi pada, Kamis (24/11/22) oleh Bupati Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, bertempat di Museum Geopark Batur Kintamani.
Untuk peserta siswa yang terpilih pada ajang ASMOPSS ini adalah hasil dari seleksi para siswa secara Nasional di tiap-tiap negara peserta.
Hal ini juga menunjukkan bahwa para pendidik di negara-negara peserta juga memiliki “concern” yang sama, menyadari bahwa dibutuhkan ajang yang lebih banyak untuk mengasah ilmu matematika dan ilmu sains dari siswa sejak usia muda, dalam suasana yang kompetitif tetapi “fun”.
Sehingga diharapkan dapat memunculkan lebih banyak “role model” (panutan) muda, yang diharapkan akan lebih banyak mendorong siswa Asia berminat pada sains dan matematika.
Sejak pertama diselenggarakan, keunikan ASMOPSS adalah selain soal yang bersifat individu untuk masing-masing bidang studi, Matematika dan Sains, ada juga soal eksplorasi & eksperimen yang harus dikerjakan oleh tim.
Soal tersebut mencakup Matematika, Sains dan soal investigasi yang merupakan gabungan Matematika dan Sains.
ASMOPSS selalu memberikan fokus pada “teamwork”. Hal ini terlihat pada soal eksplorasi Matematika maupun eksperimen Sains dan soal investigasi yang mana tim harus merancang langkah eksplorasi/eksperimennya sendiri, dan hanya bisa dikerjakan bersama antar anggota tim.
Sedangkan jumlah peserta tahun ini mencapai 126 siswa, yang mewakili Filipina, Thailand, Vietnam, Tajikistan, Malaysia, tuan rumah Indonesia dan dua negara peserta baru sebagai Observer yaitu Hongkong dan Cambodia.
Indonesia sendiri diwakili oleh kategori SD, empat tim 4 siswa (2 di bidang Matematika dan 2 di bidang Sains) dan Kategori SMP empat tim @4 siswa (2 di bidang Matematika dan 2 di bidang Sains), dan 12 siswa mewakili Kabupaten Bangli.
Untuk seleksi tahap I tanggal 10 September 2022 di berbagai kota di Indonesia, yang bekerjasama dengan berbagai pihak di masing-masing kota, dan berhasil menjaring siswa terbaik dari 928 peserta seleksi.
Seleksi tahap II diawali dengan pembinaan 94 peserta hasil seleksi tahap I pada tanggal 15 Oktober 2022 secara online. Dan melalui seleksi ini berhasil terpilih.
Tim Indonesia untuk ASMOPSS 2022 sebanyak 41 siswa terbaik kategori SD dan SMP. Pembinaan Tim Indonesia dilaksanakan pada tanggal 19-20 November 2022 secara online oleh Tim Surya Institute.
Dalam sambutannya, Bupati Bangli menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua peserta pada umumnya dan peserta Internasional pada khususnya yang berpartipasi pada kegiatan ini.
Bupati juga mengajak para peserta untuk menikmati keindahan Bangli disela kegiatan olimpiade ini. Agar bisa santai dan fun
Kegiatan yang dilaksanakan secara during maupun Luring tersebut juga dihadiri oleh Kadis DikPora Provinsi Bali, Perwakilan Forkompinda Kabupaten Bangli, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemekab Bangli, Anggota DPRD Bangli I Gusti Nyoman B. Triyana Putra, Founder Of ASMOPSS, Prof. Yohanes Surya, Ph. D, President of ASMOPS, Munasprianto, Ph. D. dan Negara Observer From Malaysia, Cambodia, dan Hongkong.
Sementara itu Presiden ASMOPSS, Munasprianto Ramli Ph,D dalam sambutannya menyemangati peserta untuk dapat mengeluarkan usaha terbaik dalam mengharumkan nama negara mereka masing-masing.
“Untuk memperkenalkan dan mempromosikan Bangli, panitia juga telah mengagendakan satu hari untuk mengeksplorasi budaya dan keindahan Bangli Pada hari Sabtu 26 November” ucap Ramĺi
Kegiatan eksursi akan dimulai dengan mengunjungi Pura dan Danau Batur. Kemudian peserta diajak untuk menikmati keindahan desa wisata Penglipuran.
Kegiatan ekskursi ini akan ditutup dengan diisi pertunjukan seni budaya di alun alun Kabupaten Bangli.
Ramli berharap ASMOPSS kali ini siswa-siswa Indonesia dapat berprestasi cemerlang dan menjadi juara umum di negara sendiri.
“Disamping itu ajang ASMOPSS ini agar dapat memberi dampak bagi promosi pariwisata Bali khususnya Kabupaten Bangli kepada dunia internasional” ujarnya
“Untuk itu kami meminta do’a kepada seluruh masyarakat Indonesia agar kegiatan ASMOPSS 12 tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses sampai penutupan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 27 November” pungkasnya
[ BJ/IGS ]