Wisatawan Domestik akan Geruduk Bali Sepanjang Lebaran

  • Bagikan
Captiion : Komang Swesen, Direktur Hotelarious Management

Gianyar, Balijani.id – Paska dibukanya kembali pariwisata Bali, dimana syarat karantina dan tes PCR (atau sejenisnya) ditiadakan, pariwisata Bali mulai menggeliat. Hal ini ditandai dengan jumlah pesawat komersial yang mendarat di bandara Internasional Ngurah Rai terus mengalami peningkatan.

Tingginya permintaan jasa transportasi turut memberikan indikasi positif perkembangan pariwisata di pulau Dewata. “Banyak sekali permintaan HiAce (kendaraan minibus) selama Lebaran, kami sampai kewalahan,” ungkap Gede, seorang koordinator transport yang beralamat di daerah Pemogan.

Di sektor perhotelanpun demikian adanya. Korporasi Adiwana mulai sumringah dengan naiknya pesanan kamar di berbagai propertinya. “Semua hotel kami hampir penuh, tinggal yang di Tegalalang masih ada beberapa slot kamar,” ujar Eka, Director of Sales Adiwana Group.

Caption : Suasana Swalayan di Sanur Rame Pengunjung

Hal senada diungkapkan Gede Dewantara, ketua Ubud Hotel Association (UHA), saat ditemui di acara jalan santai guna menyambut kembalinya pariwisata Bali. “Kenaikan hunian hotel – hotel di Ubud sangat signifikan. Bahkan beberapa hotel yang merupakan anggota kami sudah penuh,” cetusnya semangat.

Begitu juga dengan Hotelarious Managent yang kini bekerjasama dengan lebih dari 50 hotel/villa. Pihaknya mengungkapkan jika permintaan kamar di daerah Canggu dan Seminyak sangat tinggi. “Rata – rata permintaan mereka di daerah Canggu dan sekitarnya. Mungkin karena sudah kehabisan disana, sekarang mereka mulai mempertimbangkan Ubud,” ungkap Komang Swesen selaku Direktur Hotelarious Management (18/4). Beliau juga menambahkan jika korporasinya kini sudah membukukan lebih dari 200 room nights sepanjang Lebaran nanti.

Komang menambahkan jika permintaan kamar akan terus terjadi mengingat masih ada waktu seminggu lagi menuju hari H Lebaran. ( TIM BJ/red )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.