Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

Muscab Demokrat Bali, Mudarta: Calon Terpilih Langsung Fit and Proper Test

  • Bagikan
Caption : Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta

Denpasar, Balijani.id – Ketua Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta di sela-sela acara Musyawarah Cabang (Muscab) ke IV Partai Demokrat Bali menjelaskan Muscab kali ini adalah amanat konstitusi Partai Demokrat yang merupakan kewajiban setiap 5 tahun.

“Jadi tidak ada istilahnya perpanjangan masa jabatan. Sudah itu Muscab ditunda, jadi Demokrat selalu on time sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga Partai Demokrat,” ujar Mudarta didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Bali, Made Sada.

Pada hari ini menurutnya momentum yang sangat baik tanggal 18 April kami selenggarakan konsolidasi serentak. Musyawarah cabang keempat 9 kabupaten/kota Provinsi Bali.

“Muscab keempat ini kami bikin serentak, agar waktunya lebih cepat kami ambil. Mengingat daftar antrian generasi milenial, tokoh adat, tokoh masyarakat, untuk bergabung kepada Partai Demokrat sangat besar sekali. Tokohnya banyak sekali,” ungkap Mudarta

Ia juga menyampaikan adanya instruksi Ketua Umum agar pihaknya segera melakukan konsolidasi di level DPC agar kaum milenial, dan tokoh masyarakat segera bergabung ke partai berlambang bintang mercy ini.

“Jadi antreannya panjang karena magnet utamanya itu AHY. Seiring tren kenaikan AHY itu semakin tinggi sebagai calon presiden, begitu juga Partai Demokrat, tingkatnya juga naik, tingkat kesukaan masyarakat, jadi orang bilang bintang mercy semakin bersinar,” ujarnya sumringah.

Mengantisipasi tingginya animo anak muda dan para tokoh bergabung di Partai Demokrat maka ia menganggap perlu dipersiapkan wadahnya.

“Wadahnya itu di struktur pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang di 9 kabupaten/kota, di Jembrana, Denpasar, Badung, Tabanan, Buleleng, Bangli, Gianyar, Klungkung dan Karangasem. Kami siapkan. Hari ini sampai malam, itu tuntas,” urai Mudarta.

Muscab hari ini lanjut Mudarta, berbeda dengan 5 tahun yang lalu. Hari ini hanya memperebutkan tiket sebagai calon.

“Jadi anggaran rumah tangganya tidak ditetapkan di sini, tapi calonnya dijaring. Begitu dapat tiket masuk sebagai calon Ketua DPC, nanti akan diuji di ruangan fit and proper test, yang akan diuji oleh Tim Lima,” bebernya.

Disebutkan Mudarta, tiga dari unsur DPP yakni Ketua Umum, Sekjen, Kepala BPOKK. Dua dari unsur DPD ia sendiri sebagai Ketua DPD dan Made Sada sebagai Sekretaris.

“Para kandidat bakal calon Ketua DPC akan dites fit and proper test, menterjemahkan dan berdiskusi 10 program Ketua Umum. Begitu juga program kami berdua untuk berdiskusi di level teknis kabupaten/kota. Nah itu kemudian ditetapkan sebagai ketua,” imbuhnya.

Mudarta juga menggarisbawahi bahwa Indonesia adalah negara demokrasi terbesar nomor tiga di dunia dan momentum ini perlu dijaga. Jangan sampai tren tersebut turun. Oleh karenanya menurut Mudarta, menjadi tugas partai politik termasuk Demokrat untuk mendorong proses konsolidasi, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Tujuan partai politik adalah merekrut orang-orang dan memberikan pendidikan politik demi tujuan mengelola negara. Ilmunya akan matang di sini, dan mereka nantinya sudah siap menjadi anggota DPR, dan duduk di eksekutif baik itu presiden, menteri, gubernur, bupati, walikota. Itulah tugas partai politik. Kami bergerak lebih cepat,” pungkas Mudarta.
( Tim /red )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *