Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

Jeritan Pilu, Pedagang Di Pasar Rakyat Gianyar Sepi Pembeli

  • Bagikan
Caption : Salah seorang pedagang di Pasar Rakyat Gianyar

Gianyar, Balijani.id – Masa pandemi masyarakat menjerit ditengah kondisi ekonomi terpuruk berimbas kepada tidak adanya lapangan pekerjaan terutama disektor swasta baik perusahaan maupun UMKM serta usaha kecil lainya seperti pedagang di pelataran

Masyarakat kecil yang berusaha mengais rejeki berjualan di pelataran pasar dengan alasan tidak bisa menyewa atau mengontrak warung selalu saja dibayangi petugas pasar.

Pasar Gianyar yang megah dan mewah menghabiskan dana yang tidak sedikit kini telah beroperasi namun tidak banyak pedagang yang berjualan di sana karena diwajibkan membayar sewa, di samping itu pula pasar kelihatan sepi pengunjung entah karena apa itu yang menjadi atensi pemerintah.

Di samping pembangunan pasar menelan biaya tinggi tentu ada biaya perawatan yang tinggi pula itu yang patut diperhitungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar keberadaaan pasar tidak mubasir.

Dengan adanya pasar diharapkan dapat memberikan tempat berjualan bagi masyarakat sehingga pedagang kecil bisa bangkit tetapi nyatanya tidak ada masyarakat yang mau berbelanja.

Seperti yang dialami salah seorang pedagang yang berjualan di pelataran pasar rakyat Gianyar mengaku tidak dapat berjualan hingga jam 6 sore hari
” Saya untuk makan saja susah juga tidak diberikan ijin berjualan disini, saya bingung kemana lagi mencari tempat untuk berjualan ,” ucapnya sedih

Saya bingung harus berjualan kemana kecuali diijinkan berjualan di dalam pasar tetapi tidak ada biaya untuk sewa tempat, untuk makan saja susah.

” Atas anjuran salah satu petugas pasar Gianyar menyarankan untuk melapor ke basement agar diberikan tempat berjualan tetapi pedagang tersebut mengatakan sudah berjualan selama 1.minggu di basement namun tidak ada yang berbelanja ,” imbuhnya.( Tim/red )

 

Video Youtube BALI JANI : https://youtu.be/ayYdNCRQKes

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *