Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

AHY Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu 2024, Saat Lantik Pengurus DPD Demokrat Bali

  • Bagikan
Caption : Made Mudarta saat dilantik menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Bali periode 2022 - 2027

Denpasar, Balijani.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melantik secara virtual pengurus Partai Demokrat Provinsi Bali, Jumat (25/3/2022).

Dalam kesempatan itu, dia kembali menegaskan komitmen untuk menolak penundaan pemilu 2024. “Sikap dan pandangan kita tegas menolak penundaaan Pemilu 2024. Partai Demokrat tidak mungkin rela ada kelompok tertentu merusak demokrasi kita. Kita tidak boleh menghianati demokrasi kita,” ujar AHY dalam pidato yang disimak kader demokrat di Inna Grand Bali Beach, Sanur itu.
Dalam sambutan, ia menegaskan kepada para pengurus yang baru dilantik tidak terlalu berlama-lama merayakan pelantikan, namun harus langsung bekerja untuk menyongsong pemilu 2024.

Caption : AHY melantik secara virtual pengurus DPD Demokrat Bali di Inna Grand Bali Beach Sanur Bali

“Para pengurus yang baru dilantik harus langsung bekerja, ke depan banyak yang harus dilakukan menuju pemilu 2024,” tegas AHY di hadapan para kader.
Lantik DPD Demokrat Bali, AHY Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu 2024

AHY juga mengaku bersyukur bahwa dalam beberapa survei Partai Demokrat termasuk partai yang dapat diperhitungkan. Kendati demikian para kader tidak boleh berpuas diri karena hasil survei.

Caption : Made Mudarta saat Pidato dihadapan Pengurus DPD Demokrat Bali

Sementara itu Ketua DPD Demokrat Bali I Made Mudarta mengatakan, Pengurus DPD Bali saat ini banyak diisi wajah baru dari generasi milenial laki-laki dan perempuan. Selain itu ada pula tokoh Bali yang memutuskan bergabung.
Langkah itu didorong sprit dan semangat membesarkan dan memenangkan Partai Demokrat di Bali sehingga nantinya dapat menghantarkan AHY menjadi Presiden.

Caption : Pengurus DPD Demokrat Bali periode 2022 – 2027

DPD Partai Demokrat, menurutnya, tidak akan mengambil suara partai lain namun menyasar pemilih milenial yang jumlahnya sekitar 22 persen. “Kepengurusan DPD Partai Demokrat Bali dominan diisi kaum milenial dan perempuan. Kehadiran kaum perempuan dalam kepengurusan bahkan melebihi persyaratan 30 persen yang ditentukan,” tegas Mudarta.
Kendati relatif muda-muda, para milenial dan intelektual ini sudah melalui seleksi uji kelayakan dan kepatutan. “Ada spirit baru dalam kepengurusan ini, selain hadirnya kaum perempuan juga bergabungnya para intelektual seperti mantan Wakapolda Bali I Gede Alit Widana,” tegasnya.( 001/tim/red )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *