Diduga Tak Terima Cintanya Diputus, Seorang Oknum Anggota Polri di Lahat Siram dan Bakar Tubuh Kekasihnya

  • Bagikan
Keterangan Foto : Diduga Tak Terima Cintanya Diputus, Seorang Oknum Anggota Polri di Lahat Siram dan Bakar Tubuh Kekasihnya

MUARA ENIM, Balijani.id – Tak pernah terbayangkan oleh Nengsih Marlina alias Neng (24). Akibat kisah cintanya yang tak biasa dengan seorang oknum anggota Polri, yang berdinas di Polres Lahat, berinisial Brigpol And, dirinya harus berakhir tragis, usai tubuhnya disiram dengan bensin dan dibakar oleh Sang Pacar.

Akibatnya, gadis kelahiran Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Sumsel, harus dirawat di ruang ICU RS Rabain Muara Enim, setelah menderita  luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 60 Р80 persen.

“Aku dak senang , dak sukoredo anak aku disilap (dibakar) jeme. Aku kepengen dio dihukum mati,” ucap Yuniha (58), ibu korban, yang tak terima putri bungsunya diperlakukan sadis oleh pelaku.

Dari keterangan yang diterima, peristiwa yang sempat membuat geger warga dan viral di medsos tersebut bermula, ketika pelaku mendatangi kos-an Widya, teman korban, pada Kamis malam, 10 Maret 2022, sekitar pukul 10.00 WIB, yang berada di lingkungan rumah tumbuh Jalan Ade Irma Suryani Gang Kolam RT 03 RW 05 Kelurahan Pasar Kabupaten Muara Enim.

Menurut Widya, saat itu pelaku dalam keadaan emosi, memasuki kamar kos-nya dan menanyakan keberadaan korban. Usai mengetahui korban berada di dalam kos-an, pelaku kemudian memaki-maki korban.

“Nak balek dak kau, kau dak usah gertak aku, kau kubakar nian,” sebut Widya Ayuning alias Widya, menirukan ucapan pelaku, ketika dibincangi awak media.

Tak sampai di situ, ungkap Widya, setelah mendapati korban berada di dalam kos-annya, pelaku yang sudah tersulut emosi ini kemudian langsung menyiramkan bensin yang sudah dipersiapkan olehnya ke sekujur tubuh korban dan membakarnya dengan pemantik rokok .Tak ayal, api yang mulai membesar membuat gaduh di lingkungan kos kosan tersebut.

“Suasana gaduh, Kami langsung keluar rumah. Dan melihat korban dalam kondisi terbakar..Aku samo beberapo tetanggo lainnya berusaha padamkan api, beruntunglah, sumber air di kolam mudah dijangkau sehingga api berhasil dipadamkan,” jelas Joni, tetangga korban

Masih dikatakan Widya, hubungan asmara antara And dan korban (Neng) sudah terjalin sekitar setahun lebih. Bahkan hubungan kedui dalam beberapa waktu terakhir, sering diwarnai pertengkaran. Sehingga korban akhirnya memilih mengakhiri hubungan keduanya.

“Dan tak jarang, korban Neng menerima penganiayaan secara fisik dan bahkan ancaman pembunuhan .Ditambah lagi dengan diketahui bahwa sebenarnya And (pelaku) sudah mempunyai anak dan istri, atas dasar hal itu, akhirnya pihak keluarga menasehati Nengsih Marlina agar mengakhiri hubungannya dengan And..

“Pelaku sudah beristri, sudah menjalin hubungan 1,5 tahun, sekedar pacaran,” ujar Widya, yang dibenarkan oleh Devriyanti,¬† saudara korban.

Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto SIK ketika dihubungi via telepon / WA menjelaskan akan memproses secara tegas perilaku brutal pelaku.

“Kami tetap proses hukum tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, masalah pribadi anggota, dari dinas bantu untuk tali asih kepada keluarga korban,” sebut Eko.

Kapolres Eko menambahkan, untuk hasil perkembangan penyidikan perkara tersebut nantinya akan diproses oleh Polres Muara Enim – Polda Sumatera Selatan.(006/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *