Menikmati Laklak Dengan Nuansa Beda Di WarungKu Kalianget Buleleng 

  • Bagikan

Buleleng, Balijani.id – Berwisata ke Buleleng, wisatawan juga disajikan beragam jenis menu makanan yang eksotik, tidak hanya babi guling, blayag, Syobak dan Ayam betutu yang sudah terkenal sampai ke manca negara namun beberapa jajanan tradisional yang tidak kalah enaknya dengan Snack masa kini. Salah satunya adalah jajan atau jaja ( kue ) laklak.

 

Salah satu snack khas Bali, Jaja laklak tidak saja dipasar kuliner tradisional, namun menjadi salah satu Snack yang eksis hingga ke pasar, terbukti dengan banyak hotel hotel di Buleleng yang menyuguhkan laklak sebagai pilihan Snack kepada para tamunya.

 

Bagi yang menikmati laklak dengan nuansa yang berbeda, bisa datang ke ” WarungKu” yang berlokasi di JL. Kalianget – Seririt.

Di WarungKu laklak ini, para pembeli bisa menikmati laklak khas Bali dengan lelehan gula merah asli dari desa pedawa, sembari melihat bangunan bangunan yang antik, dan juga lebih jauh mengenal barang barang antik yang dipajang di warungku.

 

Agus, salah seorang pembeli asal Singaraja, mengaku sering datang ke warungku, laklak ini karena enak suasananya benar – benar menyenangkan karena pemilik dan pelayanannya sangat ramah.

Pengelola warungku adalah Komang Tristin Prada, perangai sangat ramah dalam melayani semua pelanggan disamping berparas cantik dan senyum ramah pada setiap pembeli. Makanya banyak.yang ketagihan datang untuk membeli laklak di warungku, dan juga penyajian laklaknya special, karena disajikan ketika masih hangat, terang Agus

 

Laklak di Warungku, ini disajikan ketika masih hangat, karena pengelola warungku memanggang laklak ketika ada pesanan. Semua pelanggan juga bisa melihat langsung proses pemanggangan laklak yang akan disajikan.

 

” Untuk menemani menyantap laklak, sarungku ini, juga menyediakan kopi sebagai minuman khas Bali. Kopi yang disajikan cukup enak rasanya karena kopi yang dihasilkan dari petani Bali dan diolah secara manual, jadi rasanya benar – benar unik,” lanjut Agus

 

Menyaksikan sendiri proses memanggang laklak di warungku, diakui Agus mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan ” selain bisa tahu bagaimana laklak itu dibuat, memanggang laklak matang juga memberikan sensasi yang berbeda ” ungkap nya. ( 001/red )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *