Menu
Berita Sarin Gumi Nusantara

Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar 561 Orang 

  • Bagikan

Denpasar, Balijani.idPenambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali melampaui penambahan kasus positif.

 

Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (19/2), kasus meninggal dunia bertambah 3 orang dan kasus sembuh bertambah 561 orang. Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 317 orang.

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 48.846 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 42.658 orang (87,33 persen), meninggal dunia 1.034 orang (2,12 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 5.154 orang (10,55 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar masih tinggi.

 

Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. Melihat kasus positif Covid-19 harus menjadi perhatian semua pihak. Tidak boleh kendor menerapkan prokes. Kalau lengah dan abai prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 terus melonjak, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha tidak lengah dan tetap disiplin prokes untuk memcegah sekaligus memutus penukaran Covid-19 varian baru Omicron,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengemukakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, optimalisasi Isoter serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzyme wilayah secara terpadu.

 

Selain itu, Pemkot Denpasar terus berupaya memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun, ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus Covid-19, mulai dari peningkatan kapasitas 3T (tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, menyiapkan Isolasi Terpusat (Isoter), Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dati ketersediaan bed, oksigen dan obat-obatan. Tim Yustisi gencar melakukan sidak penegakan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19. Diharapkan masyarakat taat prokes saat di rumah maupun saat bepergian untuk meminimalisir klaster keluarga, dan lingkungan. “Kami mengajak masyarakat menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

 

Mencegah angka kematian akibat terpapar Covid-19, Dewa Rai mengimbau, masyarakat memiliki penyakit bawaan usia tua tidak boleh mengabaikan prokes agar terhindar dari penularan virus corona varian baru Omicron.

“Kami minta masyarakat disiplin prokes menerapkan 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengjindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pinta Dewa Rai. (002/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *